1. Menurut pantauan Tim selama seminggu
di Padanglawas, aktivitas bongkar semen padat dan rutin, namun tidak semua
terpantau karena sopir tidak melapor dan semen yang masuk tidak hanya dari PT.
Ampalu.
2. Semua truck yang bukan dari PT. Ampalu hampir
dipastikan tidak melapor ke Petugas.
3. Hampir semua Toko Bangunan mengaku
sebagai pemasok terbesar semen di Padang Lawas.
4. Ditemukannya truck yang dikirim
3 truk oleh satu Distributor dengan hanya 2 SIPS dikarenakan muatan
hanya 400 zak sedangkan di SIPS tertulis 600 zak. (ketika muat di PPI 2 truk x 600 zak, namun ketika dikirim menjadi 3 x 400 zak)
5. Petugas Legalisir SIPS nanti
sebaiknya Hati-hati dalam memeriksa Bag Marking, sebaiknya kalau cuaca tidak
mendukung jangan membuka Tutup/ Ombeng untuk melihat muatan. Karena proses buka
tutup terpal cukup menyulitkan dan memakan waktu sopir dan cuaca sering hujan
mendadak.
6. Menurut analisa Tim untuk sementara
ini beberapa Truck yang tidak melapor dikarena truck adalah milik toko-toko
di Padang Lawas sendiri yang membawa muatan arah ke Padang/Sumatera Barat dan
pulangnya mereka membeli DO ke Distributor yang ada di Padang atau ke Distributor yang memiliki harga tebus terendah.
7. Untuk saat ini harga eceran semen
ditoko bangunan di Padang Lawas adalah Rp. 62.000,- /zak dan harga tersebut
hampir merata.
8. Toko Bangunan yang cukup besar,
seperti ; Toko Makmur, Toko Andi, Toko HMS, mereka juga menjual semen ke
wilayah Binanga (Perbatasan dengan Padang Sidempuan atau 45 KM dari Pasar Sibuhuan dan harga jual semen
di toko bangunan di Binanga adalah Rp. 65.000,-/zak.
9. Informasi terakhir dari UD Utama sewaktu Tim datang, mereka
beli DO dari RIS, Cipto sadar, Dunia Usaha, saat ini karena semen kosong di Gudangnya Distributor tersebut di Padang,
makanya toko mereka kekosongan semen selama tiga hari ini. Sedangkan kalau
mengambil ke PPI distributor mereka juga bilang sedang menunggu antrian di PPI.
KESIMPULAN
Pasar dan penjualan
semen untuk Padanglawas sangat bagus dan ketersediaan semen juga cukup tinggi.
Semua Toko Bangunan di Padang Lawas mempunyai gudang semen sendiri.
Wassalam
Afrizal Nasril &
Pinto Bapanda